Backpackers to KL-Malaysia (end)

6 Maret 2015
Hari ini adalah hari terakhir saya dan teman-teman menghabiskan waktu seharian di KL. Rasanya bukan lagi seperti liburan tapi seperti menjalankan kehidupan sehari-hari disini. Hari ini kami memutuskan untuk jalan-jalan santai ke beberapa tempat yang menurut saya unik dan indah dan tempat tersebut adalah Pasar Seni, Dataran Merdeka dan KLCC

at Pasar Seni
Seperti biasa kami bangun lalu sarapan dan siap-siap karena hari ini kita jalan santai (lagi). Hari ini kami bertemu dengan Tante salah satu teman kita yaitu RW. Beliau sudah tinggal di KL bersama dengan keluarga mereka. Kami bertemu di Halte Bukit Bintang dan naik Bus GO KL ke Pasar Seni. tempat ini menurut saya hampir mirip dengan Pasar Baru, Jakarta. namun barang-barang yang dijual berbeda. namanya aja udah Pasar Seni, otomatis barang yang dijual itu seperti pernak-pernik lucu-lucuan dan barang-barang unik yang nyeni bangetlah.

Nasi yang sangat aku cintai saat itu
Di Pasar Seni saya seperti melihat "surga" karena beberapa hari makan makanan yang sedikit tidak bisa diterima di lidah Indonesia akhirnya melihat berbagai jenis makanan yang Indonesia bangetlah, seperti Soto Ayam hingga Nasi Padang WOW! WOW! mata saya seperti tidak bisa mengedip! dan berujung kami memilih makanan seperti Nasi Padang dengan bumbu yang tidak berbeda dengan yang di Jakarta. setelah kenyang makan dan saya belanja beberapa bungkus coklat dan cuci mata sana sini, Kami berpisah dengan tantenya RW karena beliau harus pulang ke rumah dan kami berencana akan bertemu lagi pada malam hari.

Tips 21: Bagi pecinta souvenir lucu dan unik kayak gelang, kalung dan scarf pasar seni menjadi destinasi yang bisa kunjungi, tapi untuk oleh-oleh baju tulisan KL dll beberapa toko lebih mahal dibandingkan China Town
Tips 22: Banyak masakan Indonesia tapi juga harus hati-hati karena beberapa toko menjual daging ga halal, jadi ditanyakan dulu ya

KL Gallery
Sesudah itu, kami berjalan ke Dataran Merdeka dan untuk kesekian kalinya mata saya seperti melihat "surga" karena bangunan yang ada disana menurut saya sangat unik dan berwarna!. Di Dataran Merdeka terdapat sebuah galeri yang diberi nama KL Gallery. sayangnya, untuk masuk ke KL Gallery dikenakan biaya dan jiwa ngirit kita keluar dan kami memutuskan hanya untuk berfoto-foto saja di patung I Love KL dan keliling untuk foto-foto

Lalu kami memutuskan untuk balik ke Hotel dan kemas-kemas barang dan oleh-oleh. sampai malam tiba, kami pergi menuju ke KLCC menggunakan bus GO KL dengan rute berwarna hijau. rasanya ga komplit kalau ke negara lain tanpa mengunjungi icon negara tersebut. kami turun di Petronas Tower (Menara Kembar) lalu kami berfoto-foto dan bersantai-santai karena banyak turis saat itu. setelah itu kami memutuskan untuk masuk ke Suria KLCC dan makan di Foodcourt lantai paling atas (CMIIW). Dalamnya sih sama seperti Mall pada umumnya. disini kita bertemu dengan tante RW kembali dan beliau membawa putra putinya. kami diajak untuk melihat air mancur dibelakang tower ini dan disana sudah banyak sekali turis yang dengan siap duduk manis menunggu pertunjukkan air mancur. awalnya sempat malas karena nontonin air mancur, tapi pas melihat sedikit amaze karena dimulai dengan lagu kebangsaan dan air mancur warna-warni tersebut menari-nari mengikuti irama lagu yang dimainkan 

Suria KLCC
Tentu saja ga mau ketinggalan moment akhirnya kami sibuk dengan gadget masing-masing untuk foto dan video. kami sempat mengobrol dengan beberapa turis lainnya disana dan mereka bisa langsung menebak kalau kami dari Indonesia, mungkin karena logat dan gaya kami yang TKI banget kali yaaa (haha). Didekat air mancur ada taman dengan rapi dan dijaga, disana kami sempat berfoto-foto dan main Kena Jaga (oke fix kayak anak kecil) tapi disinilah puncak kebahagiaan selama di KL. dimana rasanya harus meninggalkan KL yang rasanya memberi kesan tersendiri. Kami menghabiskan malam yang dingin tersebut dengan kehangatan satu sama lain, saling cerita dan membuat joke.



Tips 22: Dataran Merdeka saat itu cuacanya sangat pans, jadi berjaga-jaga untuk bawa payung atau jaket
Tips 23: Makanan di Foodcourt KLCC JAUH LEBIH murah dibandingkan di sepanjang jalan Alor, jadi mungkin ini bisa jadi destinasi tempat untuk makan (tapi banyak makan yang berempah dan kurang cocok di lidah Indonesia)
Tips 24: Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Petronas dan Air Mancur KLCC menurut saya adalah malam hari, karena lampu-lampu disajikan lebih indah
Tips 25: Jangan buang sampah sembarangan baik itu di Indonesia ataupun di negara lain. intinya sifat jelek jangan dibawa deh karena adat budaya (kebiasaan) dan kepercayaan tiap orang dan negara itu berbeda-beda

Dinginnya malam itu tidak sedingin pagi hari berikutnya. hari dimana kami siap-siap untuk meninggalkan KL, kami sarapan lalu check out di hotel dan berjalan ke Bukit Bintang Station menuju KL Sentral. Rencana awal kami ingin ke bandara KLIA2 menggunakan bus, namun takut ketinggalan pesawat, akhirnya kami naik kereta yaitu KLIA Express dengan harga sekitar 35RM untuk menuju bandara dan saya rasa keretanya sangat amat nyaman dengan fasilitas wifi yang ngebut dan berbagai tayangan serta lagu yang menyejukkan hati.


Untuk pengeluaran saya selama di KL memang tidak memiliki list khusus, namun yang saya ingat adalah saya menukarkan uang sejumlah Rp. 2.200.000 dan saat kembali ke Indonesia saya menukarkan RM (hanya kertas tidak receh) dan masih mendapatkan harga sekitar Rp.550.000 yang artinya pengeluaran saya selama di KL hanya sekitar Rp. 1.650.000. yup! menurut saya ini sangat murah karena saya tidak perlu tinggal di dormitory yang murah dan menyeramkan, tidak perlu irit makan dan lain halnya. Bus GO KL sangat membantu mengurangi pengeluaran selama berjalan-jalan di KL

Intinys KL telah memberikan kenangan manis yang sangat berkesan, cause it's my first time to traveling without my fam! Terima Kasih untuk KL, teman-teman dan setiap sudut kota yang memberikan ingatan yang membuat hati dan bibir ini tersenyum manis! Sampai bertemu di Traveling lainnya!

Petronas Tower

Petronas Tower
dendeng pork at Alor street
mie kuah yang enak banget menurut saya

Dataran Merdeka Street


Komentar

Postingan Populer